Kisah Malaikat Jibril dan Malaikat Mikail menangis

Dalam sebuah kitab karangan Imam Al ghozali menyebutkan bahwa iblis itu sesungguhnya namanya disebut sebagai Al-abid (ahli ibadah) pada langit yang pertama, pada langit yang kedua disebut Az-zahid. pada langit ketiga, namanya disebut Al-arif. Pada langit keempat , namanya Al-wali. Pada langit kelima namanya disebut At-taqi. Pada langit keenam namanya Al-kazin. Pada langit ketujuh namanya Azazil, sedangkan di dalam Luh Mahfu, namanya ialah iblis.
Ketika Iblis menjadi lupa akibat urusanya, maka Allah SWT telah memerintahkannya sujud kepada Adam, lalu Iblis berkata "Apakah Engkau mengutamakan daripada Aku, sedangkan aku lebih baik daripadanya. Engkau ciptakan aku dari api dan Engkau ciptakan Adam dari tanah."
Lalu Allah SWT berfirman yang artinya "Aku membuat apa yang aku kehendaki."
Oleh karena itu iblis memandang dirinya penuh keagungan, maka ia enggan sujud kepada Adam A.S. karena bangga dan sombong.
Dia berdiri tegak sampai pada saat malaikat bersujud dalam waktu yang lama. Ketika para malaikat mengangkat kepala mereka, mereka mendapati Iblis tidak sujud sedang mereka telah selesai sujud.
Maka para malaikat bersujud lagi untuk kedua kalinya karena bersyukur, tetapi Iblis tetap angkuh dan enggan sujud. Dia berdiri tegak dan berpaling dari para malaikat yang sedang bersujud. Dia tidak ingin mengikuti mereka dan tidak pula dia merasa menyesal atas keenggananya.
Kemuudian Allah SWT merubah wajahnya yang pada mulanya sangat indah cemerlang menjadi bentuk seperti babi hutan. Allah SWT membentuk kepalanya seperti kepala unta, dadanya seperti daging yang menonjol di atas punggung, wajah yang diantara dada dan kepala itu seperti wajah kera, kedua matanya terbelah pada sepanjang permukaan wajahnya. Lubang hidungnya terbuka seperti ceret tukang bekam, kedua bibirnya seperti bibir lembu, taringnya keluar seperti taring babi hutan dan janggut terdapat bulu sebanyak 7 helai.
Setelah itu, Allah mengusirnya dari Syurga, bahkan dari langit, dari bumi dan ke beberapa jenazah. Dia tidak akan masuk ke bumi melainkan enggan cara sembunyi. Allah SWT melaknatinya hingga hari akhir kiamat karena dia menjadi kufur. Walaupun iblis itu pada mulanya sangat indah cemerlang wajahnya, mempunyai sayap empat, banyak ilmu, banyak ibdah serta menjadi kebanggan para malaikat dan pemukanya, dan ia juga pemimpin para malaikat, tetapi semua iti tidak menjadi jaminan sama sekali.
Ketika Allah membalas tipu daya iblis, maka menangislah Jibril A.S. dan Mikali A.S. lalu Allah SWT berfirman yang artinya "Apakah yang membuatmu  menangis?" lalu mereka menjawab "Ya Alllah! Kami tidaklah aman ari tipu daya-Mu."
Firman Alllah  lagi tang artinya "Begitulah Aku. Jadilah engkau berdua tidak aman dari tipu daya-Ku." Setelah diusir, maka iblis pun berkata "Ya Tuhankku, Engkau telah mengusir aku dari Syurga disebabkan Adam dan aku tidak menguasainya melainkan dengan penguasaanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar